Header Ads

Cadar Dalam Islam itu Syari'ah, Bukan Radikalisme


KELUARGAKITA.CO.ID, HIJRAH - Bercadar dalam Islam itu masuk syari'ah meskipun, oleh karena itu jangan dilarang dan jangan dikatakan itu bukan syari'ah karena itu kesalahan fatal. Sebab tidak ada ulama yang menolak meski ada perbedaan perihal aurat wanita.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Khalil Nafis di acara Apa Kabar Indonesia Malam TVOne, kemarin. Dikatakan Nafis, memang perempuan bercadar tidak menjadi tolok ukur ketakwaan seseorang, tetapi mengatakan bahwa cadar bukan syari;ah itu juga salah karena memang itu ada di dalam syariahnya.

"Imam Syafii dan Imam Ahmad mengatakan bahwa memakai cadar bagi muslimah itu wajib, sedangkan menurut Imam Malik memakai cadar hukumnya Sunnah dan bahkan menjadi wajib kalau itu menjadi fitnah," terang Nafis.

Pada penelusuran KeluargaKita terhadap sejumlah muslimah yang menggunakan cadar dalam kesehariannya, mereka tidak ada yang berubah. Tampilan mereka tetap stylish, bisa komunikasi, bekerja, bisnis bahkan sebagian mereka justru memiliki prestasi.

Sejumlah artis seperti Peggy Melati Sukma, Umi Pipik adalah dua diantara muslimah dan seleberitis yang sekarang memutuskan mengenakan cadar. Mereka beralasan untuk menghindari fitnah yang menimpa dirinya. (DBS)

 
Diberdayakan oleh Blogger.